Pengakuan La Nyalla, Polri: Sulit Ditemukan Perbuatan Melawan Hukum

Prabowo Subianto dan La Nyalla Bertemu di Bondowoso
Farouk Arnaz / YUD Jumat, 12 Januari 2018 WIB

Jakarta - Mabes Polri mengatakan sulit untuk menemukan unsur perbuatan melawan hukum terkait pernyatan La Nyalla Mattalitti jika dia dimintai uang Rp 40 miliar oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Pasalnya sebuah perbuatan bisa disebut melawan hukum jika menimbulkan kerugian.

Dalam hal ini perlu laporan jika La Nyalla merasa dirugikan karena dia gagal maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur.

“Tapi (sekalipun ada laporan) jika permintaan itu adalah mahar politik itu masuk (domain) Bawaslu. Polisi baru (menangani) kalau mahar itu benar sudah diberikan,” kata Kabag Penum Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jumat (12/1).

Itu pun, masih kata Martinus, pemberian itu harus bisa dibuktikan. Misalnya ada SMS ancaman supaya memberikan dana sekian miliar atau pencalonannya akan dibatalkan.

“Kalau itu baru bisa diproses. Tapi ini kan tidak. Kejahatan itu kan harus dibuktikan dan karena itu (diperas) lalu uangnya dikasih,” sambungnya.



Sumber: BeritaSatu.com