Penyidik Percepat Pemberkasan Augie Fantinus

Penyidik Percepat Pemberkasan Augie Fantinus
Presenter televisi Augie Fantinus (kiri). ( Foto: @augiefantinus )
Bayu Marhaenjati / YUD Jumat, 19 Oktober 2018 | 21:06 WIB

Jakarta - Penyidik mempercepat pemberkasan perkara tersangka Augie Fantinus, terkait kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik. Kemungkinan pekan depan berkas sudah bisa dilimpahkan ke kejaksaan.

"Teman-teman penyidik menyampaikan (berkas) sedikit lagi selesai. Mungkin minggu depan selasai, terus diajukan ke kejaksaan ya," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Ade Deriyan, Jumat (19/10).

Dikatakan, keluarga dan istri Augie kerap menjenguk dan sudah mengajukan permohonan penahanan.

"Dari pihak keluarga ada (ajukan permohonan). Saya lupa-lupa juga sih kapan, minggu-minggu ini. Tapi kan kasus ini sudah hampir selesai ya penyidikannya. Jadi lebih baik enggak usah ditangguhkan," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, pemilik akun Instagram @augiefantinus mengunggah video berisi oknum polisi diduga menjadi calo tiket pertandingan basket whellchair, di Hall Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/10) kemarin.

Augie di dalam akun Instagramnya juga menuliskan, "Memalukan!!! Ini hari pertama gua ke GBK untuk support Timnas Basket Kursi Roda INDONESIA @jakartaswift.basketball di @asianpg2018....Bangga senang terharu sama antusias penonton yang penuh FULL HOUSE di lapangan basket senayan."

"Bahkan gue pun beli tiket bersama coach@hermanto1978 dan ngantri panjang untuk masuk ke dalam lapangan. Tapi gue kecewa dan emosi dengan kejadian ini! Polisi yang seharusnya tugas menjaga dan melayani masyarakat justru oknum polisi jadi calo. Ini Oknum! Pantaskah! Biar masyarakat yang menilai. Saya melakukan ini karena saya cinta Indonesia."

Merespon unggahan itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, tudingan Augie tidak benar. Kronologi peristiwa itu bermula ketika pihak SD Tarakanita meminta tolong kepada polisi untuk membelikan tiket pertandingan berjumlah 100. Setelah mendapatkan tiket itu, ternyata ada kelebihan lima tiket.

Selanjutnya, oknum anggota itu kembali ke tiket box untuk merefund lima tiket yang kelebihan. Namun, ternyata tidak bisa karena tiket box sudah tutup.

"Anggota ke tiket box, anggota bawa lima tiket untuk direfund, ternyata enggak bisa. (Kemudian) ada Augie ini, dia mau nonton dan syuting artinya dia merekam, ngomong ke anggota Rp 100 ribu. Dijawabnya kan enggak (oleh anggota). Setelah itu, diviralkan sama Augie bahwa polisi calo tiket," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com