BSSN: Serangan Siber Bisa Berdampak pada Perekonomian Nasional

BSSN: Serangan Siber Bisa Berdampak pada Perekonomian Nasional
Ilustrasi Cyber Crime. ( Foto: Istimewa )
Yeremia Sukoyo / JAS Rabu, 10 Oktober 2018 | 13:29 WIB

Jakarta - Kemajuan teknologi internet dapat menghadirkan berbagai hal positif. Utamanya dalam mendukung pembangunan Infrastruktur Informasi Kritikal Nasional dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Kendati demikian, di sisi lain, kerentanan teknologi informasi juga harus diperhatikan mengingat besarnya risiko serangan siber yang bisa berdampak pada hajat hidup orang banyak dan perekonomian nasional.

Hal tersebut dinyatakan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Djoko Setiadi, dalam keterangannya saat menjadi keynote speaker CodeBali 2018 Conference di Hotel Padma Resort Legian, Bali, Rabu (10/10).

"Kemajuan teknologi internet of thing dapat menghadirkan berbagai hal positif, utamanya dalam mendukung pembangunan infrastruktur informasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional," kata Djoko Setiadi.

Menurutnya, sebagai konsolidator strategi keamanan siber Indonesia, BSSN telah mengajak dan merangkul seluruh pemangku kepentingan keamanan siber nasional dan internasional untuk terus dapat bekerja sama, bersinergi, dan berkolaborasi melalui media Codebali 2018.

BSSN pun mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan CodeBali 2018 dan berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana berbagi informasi dan isu keamanan siber serta menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran pentingnya keamanan siber.

"Terutama dalam menghadapi semakin berkembangnya ancaman pada infrastruktur Internet dan teknologi komunkasi informasi lainnya," ungkap Djoko.

CodeBali merupakan rangkaian kegiatan simulasi ethical hacking, keamanan jaringan komputer, penanganan insiden dan kejahatan siber, konferensi, forum diskusi berbagi informasi, pelatihan, dan pameran terkait keamanan siber.

CodeBali 2018 yang bertema "Cyber Security Solution for the Emerging Threat: Protection in Critical Information Infrastructure and IoT World" diselenggarakan di Hotel Padma Resort Legian Bali pada tanggal 9 sampai 12 Oktober 2018.

Kegiatan itu sendiri terselenggara berkat kerja sama antara CodeBali Committe, Indonesia Network Security Association, dan id-SIRTII/CC - Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional BSSN.

Kegiatan internasional tahunan itu juga dihadiri oleh pakar IT, perwakilan instansi pemerintah, lembaga swasta, peneliti, dan mahasiswa. Kegiatan diselenggarakan bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran pentingnya keamanan siber dalam menghadapi berkembangnya ancaman yang menyasar infrastrukur internet.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE