Politik Bola Hary Tanoe

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: views/articlelanding.php

Line Number: 21

Backtrace:

File: /home/user/beta.beritasatu.com/application/views/articlelanding.php
Line: 21
Function: _error_handler

File: /home/user/beta.beritasatu.com/application/controllers/Article.php
Line: 18
Function: view

File: /home/user/beta.beritasatu.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: views/articlelanding.php

Line Number: 21

Backtrace:

File: /home/user/beta.beritasatu.com/application/views/articlelanding.php
Line: 21
Function: _error_handler

File: /home/user/beta.beritasatu.com/application/controllers/Article.php
Line: 18
Function: view

File: /home/user/beta.beritasatu.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

" class="hz_appear" />

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: views/articlelanding.php

Line Number: 26

Backtrace:

File: /home/user/beta.beritasatu.com/application/views/articlelanding.php
Line: 26
Function: _error_handler

File: /home/user/beta.beritasatu.com/application/controllers/Article.php
Line: 18
Function: view

File: /home/user/beta.beritasatu.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: views/articlelanding.php

Line Number: 26

Backtrace:

File: /home/user/beta.beritasatu.com/application/views/articlelanding.php
Line: 26
Function: _error_handler

File: /home/user/beta.beritasatu.com/application/controllers/Article.php
Line: 18
Function: view

File: /home/user/beta.beritasatu.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

Senin, 12 Juli 2010 WIB

Kedatangan Hary Tanoesoedibjo [bukan Harry seperti ditulis oleh beritasatu.com sebelumnya] ke kediaman pribadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Cikeas Bogor tadi malam untuk menonton final Piala Dunia, dinilai kubu Siti Hardiyanti [Tutut] Rukmana sebagai manuver politik mencari dukungan SBY dalam sengketa memperebutkan kepemilikan PT Citra Televisi Pendidikan Indonesia (TPI).

“Selama ini mereka [kubu Hary Tanoe] menuduh kita [kubu Tutut] melakukan upaya politik tapi fakta itu [datang ke Cikeas] menunjukkan, yang melakukan upaya politik adalah mereka,” kata Harry Pontoh, salah satu pengacara Tutut kepada wartawan beritasatu.com, hari ini.
 
Namun kata Harry, pihaknya percaya, upaya Hary Tanoe tidak akan cukup mampu memengaruhi SBY. “Kami percaya Pak SBY tidak gampang terpengaruh hanya karena pendekatan bola. Dia itu presiden. Masak gampang didekati dengan bola,” kata Harry.
 
Tadi malam Presiden SBY menggelar acara nonton bersama final Piala Dunia 2010 di kediaman pribadinya, di Cikeas, Bogor. Hampir seluruh menteri datang, juga para atlet dan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid.
 
Dan ini yang mengejutkan: Hary Tanoe juga datang dan ikut nonton bersama. Dia bahkan paling awal datang ke Cikeas dan disambut Menteri Negara Olahraga Andi Mallarangeng.
 
Bos besar PT Media Nusantara Citra itu, kini sedang dibelit sengketa kepemilikan PT TPI. Tutut mengklaim TPI sudah kembali kepadanya 23 Juni 2010 menyusul keluarnya surat keputusan Ditjen Administrasi Hukum Kementerian Hukum dan HAM 8 Juni 2010.
 
Sementara Harry Tanoe mengklaim75 persen saham MNC di Televisi Pendidikan Indonesia didapat secara sah, sehingga apa yang dikemukakan oleh Tutut dan kelompoknya terkait kepemilikan TPI adalah misleading.
 
Harry Pontoh menjelaskan, manuver Hary Tanoe itu wajar terutama untuk memperbaiki posisi kubu Hary Tanoe yang dinilainya sudah mulai lemah.“Tapi, satu hal yang patut dipertimbangkan dari langkah [nonton bareng final Piala Dunia] ini adalah bahwa kita bisa membohongi semua orang dalam beberapa kesempatan, tapi kita tidak bisa membohongi semua orang setiap saat,” kata Harry.
 
Hal terbaik yang semestinya dilakukan oleh kubu Hary Tanoe menurut Harry Pontoh adalah mengembalikan hak Tutut di TPI.
 
Hotman Paris Hutapea, pengacara Hary Tanoe tidak bersedia menjawab pertanyaan wartawan beritasatu.com perihal kedatangan kliennya di Cikeas semalam.
Sumber: -