Susno Tetap Ditahan di Brimob

Susno Tetap Ditahan di Brimob
Selasa, 1 Juni 2010 | 16:15 WIB

Polri belum mengizinkan Susno Duadji dipindah dari tahanan Brimob ke rumah aman Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPSK. Pemindahan akan dilakukan, jika status Susno berubah menjadi saksi.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Edward Aritonang di Mabes Polri, hari ini, mengatakan sampai saat ini status Susno masih tersangka.

"Tersangka itu tidak diatur dalam undang-undang itu (LPSK)," kata Edward.

Dengan demikian, maka Susno akan tetap ditahan di Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Edward menolak anggapan Polri tidak menghormati keputusan LPSK yang akan memberikan perlindungan kepada mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri itu. Polri kata Edward bahkan mendukung sepenuhnya keputusan LPSK jika kelak status Susno berubah.

Susno ditahan oleh Mabes Polri, setelah ditetapkan menjadi tersangka dalam dua kasus. Pertama diduga menerima suap melalui Sjahril Djohan dari Haposan Hutagalung, pengacara investor PT Salmah Arowana Lestari.

Kedua diduga terlibat korupsi untuk kasus dana pengamanan pilkada Gubernur Jawa Barat 2008. Sebelum menjabat Kabareskrim akhir 2008, Susno menjabat Kapolda Jawa Barat.

Di hubungi terpisah, Wakil Ketua LPSK Lies Sulistiani mengatakan, pihaknya tetap akan melindungi Susno dan keluarganya dari ancaman. Perlindungan yang diberikan LPSK kepada Susno dan keluarganya termasuk untuk perlindungan fisik, hukum hingga pemenuhan hak-haknya sebagai saksi.

“Sementara bentuk perlindungannya sedang kita bahas dengan kepolisian,” kata Lies.

Namun melalui pengacaranya, Susno menyatakan keberatan bila perlindungan fisik yang diberikan LPSK dilakukan oleh institusi kepolisian. Alasannya Susno justru sedang mengungkap mafia hukum di kepolisian.

“Pak Susno tidak percaya, makanya kami langsung sampaikan ke LPSK,” ujar Ari Yusuf Amir, salah satu pengacara Susno.

Sumber: -