MRI Tingkatkan Pemanfaatan Limbah Sisa Produksi

MRI Tingkatkan Pemanfaatan Limbah Sisa Produksi
Komisaris Utama PT Molindo Raya Industri (MRI), Indra Winarno saat menerima penghargaan sebagai industri terbaik II di ajang Indonesia Green Company Award 2018. ( Foto: Istimewa )
Amrozi Amenan / FER Kamis, 12 Juli 2018 | 19:22 WIB

Surabaya - PT Molindo Raya Industrial (MRI) terus meningkatkan pemanfaatan limbah sisa produksi untuk mencapai nol limbah (zero waste) dan sebagai perusahaan yang ramah lingkungan.

"Di satu sisi kami tingkatkan efisiensi material dan energi pada proses produksi. Di sisi lain kami juga mengupayakan untuk meminimalkan kerusakan lingkungan mendekati titik nol," kata Direktur Utama MRI, Arief Goenadibrata, Kamis (12/7).

Arief mengungkapkan, pihaknya  telah membuat green house seluas tiga hektar (ha), sebagai tempat pengeringan limbah secara alami yang kemudian dicampur dengan berbagai bahan untuk dijadikan pupuk organik. Dari pupuk yang dihasilkan, MRI juga bekerja sama dengan PT Petrokimia Gresik untuk penyaluran pupuk Petroganik ke petani tebu.

"Jadi, dari petani ke petani lagi. Ada juga limbah yang bisa dipakai untuk pakan ternak yang sekarang sudah dicoba di beberapa desa binaan di Salatiga," ungkapnya.

Merasa belum cukup dengan pengelolaan limbah yang sudah terlaksana, lanjut Arief, MRI memutuskan untuk meningkatkan tantangan di sisi pengelolaan limbah, yaitu pengelolaan limbah vinase cair. Limbah vinase cair yang dihasilkan MRI ke depan akan diolah menjadi sumber energi listrik dengan mesin boiler vinase dari teknologi India. 

"Listrik dari hasil vinase boiler ini mampu menghasilkan 56 ton uap yang akan dikonversi menjadi 4,9 MW listrik. Dimana akan lebih dari cukup untuk untuk memenuhi kebutuhan operasional pabrik yang saat ini sekitar 4,5 MW," jelasnya.



Sumber: Investor Daily
CLOSE