Nihil Kecelakaan Kerja, Dian Swastatika Raih Penghargaan

Nihil Kecelakaan Kerja, Dian Swastatika Raih Penghargaan
Tiga anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), yakni PT DSSP Power Sumsel, PT DSSP Power Kendari dan PT SKS Listrik Kalimantan menerima penghargaan kecelakaan nihil dan penghargaan SMK3 dari Kementerian Tenaga Kerja RI pada acara Penganugerahan Penghargaan K3 Tahun 2019 di Hotel Bidakara Jakarta, Senin (22/4/2019). ( Foto: Istimewa )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Rabu, 24 April 2019 | 19:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), salah satu perusahaan Grup Sinarmas yang fokus pada bisnis energi dan infrastruktur, menerima tiga penghargaan kecelakaan nihil dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker). Penghargaan tersebut diberikan atas prestasi tiga anak perusahaannya yaitu PT DSSP Power Sumsel, PT DSSP Power Kendari, dan PT SKS Listrik Kalimantan, dalam melaksanakan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada acara Penganugerahan Penghargaan K3 Tahun 2019 di Hotel Jakarta, Senin (22/4).

Penghargaan diterima oleh CEO bisnis energi PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Lokita Prasetya didampingi Rudy Djunardy, Otto, Boyke Nugroho, dan Awaludin Latif selaku perwakilan ketiga manajemen perusahaan tersebut.

Selain tiga penghargaan kecelakaan nihil, PT DSSP Power Sumsel juga menerima penghargaan Bendera Emas (golden flag), sebuah penghargaan tertinggi atas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Menaker Hanif Dhakiri dalam sambutannya seperti dikutip Beritasatu.com, Rabu (24/4/2019) menekankan pentingnya pelaksanaan dan pengawasan K3, serta mendorong agar budaya K3 dapat diterapkan secara lebih luas di masyarakat. “Saya ingin mengucapkan selamat dan sukses kepada perusahaan yang secara konsisten mengalami zero accident. Saya mengapresiasi pencapaian ini dan berharap agar perusahaan penerima penghargaan K3 bisa menjadi teladan bagi perusahaan-perusahaan lainnya” ujar Hanif Dhakiri.

Sementara Lokita Prasetya mengatakan, perseroan berterima kasih atas apresiasi Pemerintah Indonesia atas upaya karyawan dan pemangku kepentingan dalam penerapan sistem manajemen K3. “Manajemen berkomitmen menerapkan sistem manajemen K3 secara konsisten dan berkesinambungan di seluruh operasi perusahaan sehingga risiko yang dapat menimbulkan kerugian dapat diantisipasi,” kata Lokita.

Didukung 2.000 karyawan di berbagai lokasi di Indonesia, saat ini DSSA telah memiliki tiga pembangkit listrik swasta (independent power producer/IPP) PLTU. IPP PLTU Sumsel-5 berkapasitas 2 X 150 MW di Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, dikelola oleh PT DSSP Power Sumsel, dan sudah beroperasi secara komersial sejak Desember 2016.

IPP PLTU Kendari-3 berkapasitas 2 X 50 MW di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dikelola oleh PT DSSP Power Kendari, dan diharapkan akan dapat beroperasi secara komersial pada 2019. IPP PLTU Kalteng-1 berkapasitas 2 X 100 MW di Tumbang Kajuei, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dikelola oleh PT SKS Listrik Kalimantan, dan diharapkan akan dapat beroperasi secara komersial pada tahun 2019.

Selain ketiga IPP PLTU tersebut, DSSA juga memiliki empat captive power plant yang terletak di Serang, Tangerang, dan Karawang.



Sumber: BeritaSatu.com