Inalum Diyakini Mampu Operasikan Tambang Freeport

Ilustrasi Tambang PT Freeport.
Rangga Prakoso / FER Senin, 27 November 2017 WIB

Jakarta - Ketua Komisi VII DPR, Gus Irawan, mengungkapkan, Holding BUMN Pertambangan memiliki kemampuan finansial dan teknis dalam menguasai tambang tembaga PT Freeport Indonesia di Papua.

Inalum akan menjadi induk perusahaan (holding) dari tiga BUMN lain yakni PT Timah (Persero) Tbk, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) dan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA).

"Mereka siap secara finansial untuk ambil alih 51 persen saham Freeport. Mereka juga siap secara teknis meskipun underground (bawah tanah). Mereka ada pengalaman," kata Gus Irawan di Jakarta, Senin (27/11).

Gus Irawan menuturkan, pengalaman Holding Pertambangan dalam mengelola tambang bawah tanah dimiliki oleh Antam. "Pasalnya Antam sudah memiliki tambang bawah tanah yang berada di Pongkor, Bogor, Jawa Barat," jelasnya.

Lebih lanjut, kata Gus Irawan, pihaknya menunggu seperti apa sikap pemerintah dalam menguasai Freeport. Apakah tetap melalui divestasi atau memilih menunggu hingga 2021 dengan tidak memperpanjang kontrak. Hal ini lantaran Holding Pertambangan siap apapun arahan pemerintah.

"Inalum sudah siap. Nah, ini apa saja kesepakatannya. Kita mau ada alasan rasional," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com