BNI Ajak Milenial Kreatif Ciptakan Inovasi

BNI Ajak Milenial Kreatif Ciptakan Inovasi
Bank Negara Indonesia (BNI) kembali menggelar Kelas Kreatif BUMN "Aku Saudagar Muda" dengan tema "Berbisnis Out of the Box di Era Global" di Halal Park, Gelora Bung Karno, Jakarta. ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. BNI )
Indah Handayani / FER Jumat, 17 Mei 2019 | 21:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menggelar Kelas Kreatif BUMN "Aku Saudagar Muda" dengan mengusung tema "Berbisnis Out of the Box di Era Global" yang digelar di Halal Park, Gelora Bung Karno, Jakarta. Kelas tersebut, dihadiri oleh para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Corporate Secretary BNI, Meiliana menuturkan, di tengah zaman yang semakin dinamis dan serba instan, generasi milenial dituntut untuk mampu berpikir kreatif dan menciptakan inovasi.

"Kedua tuntutan tersebut menjadi dasar dari Program Kelas Kreatif BUMN yang salah satunya digelar oleh BNI,” ungkap Meliana dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Jumat (17/5/2019).

Salah satu pembicara kelas tersebut sekaligus Pemilik Moo Nyusu, Akbar Al Kautsar, mengatakan, dirinya membawakan materi untuk bagaimana berbisnis secara out the box di era sekarang. Untuk berbinis, pengusaha harus berbeda dengan bisnis yang lain, bisnisnya terukur, dan pastinya menghasilkan profit.

"Brand saya, Moo Nyusu merupakan susu kemasan dalam bentuk cup dan botol menarik. Kemasan saya full printing dan eye catching dengan varian 18 rasa antara lain oreo cream, taro, cheese cake, dan lain-lain. Saya juga menambahkan topping sereal, biskuit, di atas dan bawah minuman," ujar pria yang akrab disapa Aldo itu.

Aldo menambahkan, hingga saat ini Moo Nyusu telah memiliki 185 booth penjualan di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Pada setiap booth penjualan, Aldo sengaja memasang iPad yang dapat digunakan pembeli untuk bermain gim dan memutar musik sambil menunggu antrian.

"Saya juga sempat menyewa counter di mal namun saya menemukan bahwa berjualan di street lebih menjanjikan. Saya pun memutuskan untuk fokus berjualan dengan gaya street food,” tandas Aldo.



Sumber: BeritaSatu.com