Antisipasi Terorisme di Kashmir, Pangkalan India Bersiaga

Antisipasi Terorisme di Kashmir, Pangkalan India Bersiaga
Sejumlah pesawat tempur bersiaga di pangkalan udara India. ( Foto: aFP / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Sabtu, 18 Mei 2019 | 18:09 WIB

New Delhi, Beritasatu.com- Dua pangkalan udara India di Kashmir ditempatkan dalam siaga tinggi sebagai tanggapan atas peringatan serangan teroris yang direncanakan. Salah satu situs pangkalan jet yang bersiaga pernah berpartisipasi dalam pertempuran udara dengan Pakistan pada bulan Februari.

Mengutip sumber-sumber pemerintah, ANI yang berbasis di New Delhi melaporkan pada Jumat (17/5), data intelijen baru menunjukkan bahwa teroris berencana untuk menargetkan dua situs militer di Kashmir yang dikuasai India.

Instalasi yang disebutkan adalah pangkalan udara Srinagar dan Awantipora, baik di Jammu barat dan Kashmir yang berbatasan dengan Pakistan. Pasukan keamanan di dalam dan sekitar pangkalan dilaporkan telah siaga tinggi.

Laporan itu tidak merinci jenis serangan yang diantisipasi atau kelompok-kelompok teroris yang terlibat.

Pangkalan Srinagar adalah basis bagi Skuadron Angkatan Udara India No. 51. Pesawat jet tempur MiG-21Bison milik India sempat bertempur dengan F-16 Pakistan dalam ledakan dramatis ketegangan lintas-batas pada bulan Februari.

Pilot India Abhinandan Varthaman, yang ditembak jatuh dan kemudian dikembalikan oleh Islamabad ke India, ditempatkan di Srinagar sampai ia dikerahkan ke lokasi lain bulan lalu.

Pertempuran udara terjadi seminggu setelah India mengirim jet ke wilayah Pakistan untuk menyerang lokasi yang disebut sebagai kamp kelompok teroris Jaish-e-Mohammed (JeM), yang sebelumnya mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap pasukan keamanan India dan warga sipil.

New Delhi menegaskan bahwa Pakistan membantu JeM dan militan lainnya untuk melakukan tindakan terorisme terhadap India. Namun para pejabat Pakistan membantah keras hal ini.



Sumber: Suara Pembaruan