Badai Michael Landa AS, 6 Tewas

Badai Michael Landa AS, 6 Tewas
Dampak badai Michael di Millville, Florida, Amerika Serikat, 11 Oktober 2018. ( Foto: AFP )
Unggul Wirawan / WIR Jumat, 12 Oktober 2018 | 07:05 WIB

Florida - Badai paling dahsyat yang pernah melanda negara bagian Florida, Amerika Serikat (AS), telah menewaskan 6 orang dan 1,37 juta rumah tanpa listrik. Pada Kamis (11/10), Michael telah mengakibatkan banjir besar di kota-kota pantai, merendam rumah-rumah dan menumbangkan pohon-pohon.

Seperti dilaporkan BBC, badai Michael mencapai daratan pada Rabu (10/10) sore dengan angin berkecepatan 250km/jam di wilayah Panhandle.

"Dua orang, termasuk seorang anak, tewas akibat jatuh dari pohon," kata para pejabat.

Badai Michael sebelumnya dilaporkan menewaskan sedikitnya 13 orang ketika melintasi Amerika Tengah: enam di Honduras, empat di Nikaragua dan tiga di El Salvador.

"Badai itu mengakibatkan hampir 500.000 orang di Florida, Alabama, dan Georgia, hidup tanpa listrik," kata dinas darurat.

Para pejabat Florida mengatakan seorang pria tewas karena ditimpa pohon yang tumbang di Gadsden County.

Tak lama kemudian, dilaporkan CBS, seorang anak tewas ketika sebatang pohon tumbang menimpa satu rumah di Seminole County, Georgia, saat badai Michael bergerak menerjang ke arah tenggara.

Michael begitu kuatnya ketika menghantam Florida sehingga ketika bergerak lebih jauh ke pedalaman, statusnya tetap badai.

Penguatannya yang begitu cepat sangat tak disangka, meskipun kekuatan badai kemudian melemah.

Michael merupakan badai kategori dua pada hari Selasa, namun menguat cepat hingga ke ambang kategori lima - tingkat tertinggi badai - pada Rabu pagi.

Gubernur Florida Rick Scott memperingatkan "kehancuran yang tak terbayangkan". Michael akan merupakan badai terburuk dalam 100 tahun.

"Kita berada di suatu situasi baru," kata ahli meteorologi Miami Hurricane Center (NHC), Dennis Feltgen, di Facebook.

"Catatan sejarah hingga ke tahun 1851, tidak menemukan adanya badai kategori empat yang pernah menerjang Panhandle, Florida," katanya.

Menurut situs BMKG, hurricane atau badai adalah sebutan bagi siklon tropis di Samudra Pasifik Selatan, Timur Laut dan Samudra Atlantik utara. Kecepatan angin maksimum lebih dari 119 kilometer per jam, menurut BMKG dalam situsnya. Sementara typhoon atau topan adalah hurricane yang terjadi di Samudra Pasifik Barat laut.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE