19 juta Warga Nigeria Alami Disabilitas

19 juta Warga Nigeria Alami Disabilitas
Tentara Nigeria memeriksa kendaraan yang hangus terbakar pasca serangan oleh kelompok militan Boko Haram di Maiduguri, Nigeria, pada 30 Januari 2016. ( Foto: AFP Photo / Vincent Lafai, Jean-Michel Cornu )
Unggul Wirawan / WIR Selasa, 9 Oktober 2018 | 20:13 WIB

Abuja - Komisi Kependudukan Nasional Nigeria (NPC) memperkirakan bahwa tidak kurang dari 19 juta orang Nigeria hidup dengan disabilitas. Ketua Komisi, Eze Duruiheoma (SAN), mengumumkan fakta itu saat diskusi 28 Agenda Majelis Umum PBB tentang Pembangunan Sosial di markas PBB di New York, Amerika Serikat (AS).

Bank Dunia memperkirakan bahwa satu miliar orang, atau 15% dari populasi dunia, mengalami berbagai bentuk cacat tubuh dan prevalensinya lebih tinggi untuk negara berkembang.

Kepala NPC mengatakan Nigeria memiliki kebijakan yang menyediakan sekian persentase lowongan kerja untuk orang cacat. Dia menambahkan organisasi perusahaan juga didorong untuk menyediakan dua persen lowongan untuk penduduk cacat.

“Akibatnya, pemerintah menerapkan langkah-langkah untuk mempromosikan dan meningkatkan keterampilan kewirausahaan dari 19 juta Orang Penyandang Cacat (PWD) kami," paparnya. .

Duruiheoma mengatakan Nigeria mengakui pentingnya menerapkan kebijakan yang menjembatani kesenjangan ketimpangan sosial melalui pengentasan kemiskinan, integrasi sosial, pekerjaan penuh dan pekerjaan layak yang menargetkan terutama populasi kecacatan.

“Undang-undang mewajibkan semua tingkatan pemerintah, termasuk lembaga di negara tersebut, untuk mendirikan Pusat Warga Negara Senior Nasional untuk memastikan perawatan, pelatihan, integrasi, orientasi dan orientasi ulang yang tepat dari warga senior,” ujarnya.

Duruiheoma mengatakan ERGP akan mempercepat realisasi tujuan Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan dan tujuan sosial-ekonomi menyeluruh dari Agenda 2063 dari Uni Afrika.

“Pada dasarnya, EGRP dirancang untuk menempatkan ekonomi negara pada lintasan pertumbuhan ke atas, infrastruktur sosial yang sehat, daya saing global, serta menjamin kelestarian lingkungan untuk semua orang Nigeria,” tambahnya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE